Pake Carvil,
Perjalanan Pun Terasa Nyaman
Awal
liburan sekolah, rasanya pasti happy banget
J rasanya itu segala beban yang terhambat di pundak, uuh
akhirnya dilepas juga walaupun sementara (just
for a while)
hm
karena libur, ayahku yang biasanya pergi berdua dengan ibu, menjadi pergi
berempat karena aku dan adikku juga ingin ikut. ya bapakku heran sih dengan
perubahan sikapku yang biasanya males kalau diajak pergi dikarenakan banyak
tugas dari sekolah. hehe :D
Siang
itu, kami pun berangkat. Oh ternyata ke surabaya, dan eh diajak ke mall
ternyata. Di sana setelah puas muter-muter sambil beli sesuatu yang
diperlukan,kami pun memasuki supermarketnya. dan ketika di rak sepatu atau
sandal, ayahku nyeletuk,”Lo, sandalnya Fida kok sudah sobek? ayo beli sandal. kalau
nggak mau, nanti tak ambilkan lo.”
Huh. enak sih, tapi nggak usah maksa po’o!
batinku bersuara protes karena ayah mulai cerewet. Alhasil, aku pun mencari
sandal-sandal yang bertipe cowok tetapi juga pantas buat cewek.
Akhirnya
mataku tertuju pada sandal gunung. Sandal itu sangat memprioritaskan dua warna
kesukaanku yaitu, “merah dan hitam.” Langsung saja, aku cari nomor yang cocok.
Hm,..
Nomor 40 mana ya? Bismillah ada.
Taraaa!!! akhirnya setelah
membolak-balik sandal mencari nomor pas, alhamdulillah dapet nomor 40. dan
setelah dicoba rasanya itu karetnya dingin, enak, nyaman, pokoknya pas lah,
buat perjalanan jauh maupun dekat. dan setelah aku lihat, ternyata mereknya
Carvil, sebuah merek sepatu yang sangat terkenal. olalala.... benar saja rasanya nyaman, wong Carvil lhang. dan
karena aku khawatir dengan harga sandal bermerek, aku lihat harganya. Jreng, jreng! sumpah murah banget untuk
ukuran sandal gunung begini. dan akhirnya, sandal itu aku cemplungkan ke
keranjang belanjaan dan besoknya aku pakai mudik.
Mudik
itu hukumnya wajib atau secara otomatis mengunjungi / silaturrahmi kakek-nenek
di Salatiga. Ya... ke salatiga tidaklah mudah. kami hanya mengendarai mobil
dengan orangtuaku sebagai supir selama 8 jam, aku sendiri merasa kasihan. aku
masih merasa belum bisa membanggakan karena belum bisa menggantikan mereka
untuk menyupir -,-
ya
sudahlah, finally, kita semua
akhirnya sampai di Salatiga dengan selamat. Aku lihat sandal Carvilku, masih
gagah berdiri dengan bahan yang terlihat kokoh, dan sedap dipandang.
Terimakasih,Carvil. Karenamu, kakiku baik-baik saja, dan karenamu kakiku tidak
mengalami gangguan. Terima kasih ya! :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar